Wali Kota Bandung Sambut Masukan Forum Profesor, Dorong Kolaborasi Pemkot dan Kampus

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menghadiri Forum Profesor Bandung

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menghadiri Forum Profesor Bandung

TitikPoin.id – Wali Kota Bandung menyambut positif berbagai masukan yang disampaikan dalam Forum Profesor Bandung sebagai upaya mendorong kolaborasi yang lebih kuat antara Pemerintah Kota Bandung dan perguruan tinggi.

Sinergi tersebut dinilai penting agar kebijakan publik yang dihasilkan lebih aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Forum Profesor Bandung digagas oleh Indonesian Politics Research and Consulting (IPRC) dan mengangkat tema “Catatan Kritis Akhir Tahun 2025 dan Proyeksi 2026 terhadap Kinerja Wali Kota Bandung”. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan digelar di Ballroom Hotel Grandia, Jalan Cihampelas, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Senin (15/12/2025).

READ  Dipimpin Kang Enco, LENDENG N D’GANK Central Chapter Laksanakan Aksi Jum’at Berbagi

IPRC menilai kinerja Wali Kota Bandung hingga akhir 2025 masih berada pada jalur yang tepat. Namun demikian, diperlukan penguatan kolaborasi teknis antara Pemkot Bandung dan perguruan tinggi agar perumusan dan implementasi kebijakan publik dapat lebih efektif di lapangan.

Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran, Prof. Muradi, menjelaskan Forum Profesor Bandung hadir untuk mengisi ruang yang selama ini belum terhubung secara optimal antara pemikiran akademik kampus dan operasional kebijakan pemerintah daerah. Menurutnya, selama ini kampus memiliki dewan profesor dan guru besar, namun keterlibatannya dalam praktik pemerintahan masih terbatas.

READ  Jaga Kelestarian Alam, Pangdam III/Siliwangi Dampingi Gubernur Jabar Lakukan Penanaman di Pangalengan

Forum ini, lanjut Prof. Muradi, dirancang untuk menjembatani kesenjangan tersebut agar gagasan akademik tidak berhenti pada tataran konseptual, melainkan dapat diterjemahkan menjadi langkah-langkah teknis yang dapat dijalankan oleh birokrasi.

READ  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Ia menilai masukan yang disampaikan para akademisi dalam forum tersebut bersifat teknis karena mengaitkan kebijakan publik dengan kerangka teoretik serta implementasi di lapangan.

Prof. Muradi juga menyoroti persoalan keamanan, seperti pencurian kendaraan bermotor, aksi geng motor, dan kejahatan jalanan, yang dinilai berpengaruh langsung terhadap persepsi publik atas kinerja pemerintah daerah. Selain itu, ia mengingatkan tantangan lain berupa relasi eksekutif dan legislat.***

 

 

Reporter : Asep Topiq

 

 

Berita Terkait

Optimalisasi SPPG, BPKAD Siap Sinergikan Kebijakan Fiskal dan Ketahanan Pangan
Rapat Paripurna DPR RI Pastikan Polri Langsung Bertanggung Jawab kepada Presiden
Kapolsek Caringin Apresiasi Sinergi Pengamanan Nataru 2025/2026
Patroli Kamtibmas Intensif, Wilayah Cisewu Hingga Caringin Tetap Kondusif
Operasi Pekat Jelang Tahun Baru, Polsek Caringin Amankan 51 Botol Miras
Jalan Rabat Beton di Jatihandap Selesai Dibangun, Warga Kini Nikmati Akses Lebih Baik
Jantung Kota Bandung Diserbu 600 Ribu Kendaraan Selama Libur Akhir Tahun
Dipimpin Kang Enco, LENDENG N D’GANK Central Chapter Laksanakan Aksi Jum’at Berbagi

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:08

Optimalisasi SPPG, BPKAD Siap Sinergikan Kebijakan Fiskal dan Ketahanan Pangan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:05

Rapat Paripurna DPR RI Pastikan Polri Langsung Bertanggung Jawab kepada Presiden

Kamis, 1 Januari 2026 - 04:02

Kapolsek Caringin Apresiasi Sinergi Pengamanan Nataru 2025/2026

Kamis, 1 Januari 2026 - 02:49

Patroli Kamtibmas Intensif, Wilayah Cisewu Hingga Caringin Tetap Kondusif

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:32

Operasi Pekat Jelang Tahun Baru, Polsek Caringin Amankan 51 Botol Miras

Berita Terbaru