Minat Wisata Alam Meningkat, Ranca Upas Alami Lonjakan Pengunjung

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 membawa angin segar bagi kawasan wisata Ranca Upas, Ciwidey.

Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 membawa angin segar bagi kawasan wisata Ranca Upas, Ciwidey.

TitikPoin.id – Kunjungan wisatawan ke kawasan wisata alam dan camping ground Ranca Upas, Ciwidey, Kabupaten Bandung, mengalami peningkatan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Jumlah pengunjung tercatat naik sekitar 15 persen dibandingkan hari libur biasa, meski secara tahunan masih terjadi penurunan jika dibandingkan dengan capaian tahun 2025.

Pengelola Ranca Upas, Jaka, mengatakan peningkatan kunjungan tersebut dipicu oleh tingginya minat wisatawan terhadap wisata alam pegunungan, khususnya pada momen libur panjang. Selain itu, kebijakan terbaru Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bidang pendidikan dan pelestarian lingkungan dinilai turut membuka peluang peningkatan kunjungan wisata di masa mendatang.

READ  Sustainable Tourism in Bali: Balancing Preservation and Growth

“Untuk hari ini tercatat kunjungan wisatawan mengalami peningkatan sekitar 15 persen dibandingkan hari biasa,” ujar Jaka saat ditemui di Ranca Upas, Rabu (31/12/2025).

Menurutnya, jika dilihat dari potensi tahunan, jumlah kunjungan wisatawan sebenarnya bisa meningkat lebih dari 50 persen. Namun, capaian tersebut masih dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal, seperti kondisi cuaca serta ketatnya persaingan dengan destinasi camping lain, baik di dalam maupun di luar Pulau Jawa.

READ  The Joy of Solo Travel: Tips and Inspiration for Adventuring Alone

“Faktor cuaca sangat berpengaruh, selain itu banyaknya kompetitor dan pilihan tempat camping juga menjadi tantangan, termasuk persaingan dari daerah lain,” katanya.

Untuk meningkatkan daya tarik wisata, pengelola Ranca Upas terus melakukan pembenahan sistem pengelolaan kawasan camping, sekaligus menyiapkan berbagai program promosi dan diskon bagi pengunjung. Skema promosi tersebut diharapkan mampu menarik minat wisatawan, khususnya pencinta wisata alam dengan karakteristik suhu dingin.

READ  Dinas Pariwisata Apresiasi Dua Tahun Goalpara Tea Park, Dorong Penguatan Ekosistem Wisata Berkelanjutan

Selain berfungsi sebagai destinasi wisata, Ranca Upas juga mengembangkan peran sebagai sarana edukasi lingkungan. Saat ini, kawasan tersebut memiliki sekitar 40 jenis bibit pohon yang dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi pelajar, guna menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan kehutanan sejak usia dini.

Pengelola berharap adanya dukungan promosi dari pemerintah daerah dan dinas terkait agar Ranca Upas semakin dikenal secara nasional serta mampu meningkatkan kunjungan wisata secara berkelanjutan.***

 

 

Reporter : Asep Topiq

 

 

 

 

Berita Terkait

Komunitas PENYU Tanam Terumbu Karang, Dorong Konservasi Laut dan Wisata Bahari Palabuhanratu
Dinas Pariwisata Apresiasi Dua Tahun Goalpara Tea Park, Dorong Penguatan Ekosistem Wisata Berkelanjutan
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
The Joy of Solo Travel: Tips and Inspiration for Adventuring Alone
From Farm to Table: The Journey of Food and its Impact on Our Health and the Environmen
Sustainable Tourism in Bali: Balancing Preservation and Growth

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 06:24

Minat Wisata Alam Meningkat, Ranca Upas Alami Lonjakan Pengunjung

Senin, 22 Desember 2025 - 05:54

Komunitas PENYU Tanam Terumbu Karang, Dorong Konservasi Laut dan Wisata Bahari Palabuhanratu

Senin, 8 Desember 2025 - 01:10

Dinas Pariwisata Apresiasi Dua Tahun Goalpara Tea Park, Dorong Penguatan Ekosistem Wisata Berkelanjutan

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:10

Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Selasa, 28 Maret 2023 - 23:44

The Joy of Solo Travel: Tips and Inspiration for Adventuring Alone

Berita Terbaru