DPMD Kabupaten Sukabumi Hadiri Paripurna RAPBD 2027, Anggaran Didorong Selaras RPJMD

- Admin

Rabu, 30 September 2026 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasubag Umum dan Kepegawaian DPMD Kabupaten Sukabumi,

Kasubag Umum dan Kepegawaian DPMD Kabupaten Sukabumi,

TitikPoin.id – Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Tina, menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi terkait penyampaian nota pengantar Bupati mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027.

Rapat paripurna tersebut dilaksanakan sesuai agenda Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kabupaten Sukabumi. Dalam agenda tersebut, Wakil Bupati Sukabumi Andreas menyampaikan gambaran RAPBD 2027, termasuk besaran APBD dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang disusun dengan menyesuaikan tema pembangunan dalam RPJMD Kabupaten Sukabumi tahun 2027.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan bahwa RAPBD 2027 yang nantinya dibahas bersama antara DPRD dan pemerintah daerah harus mengacu pada RPJMD yang telah disepakati.

Menurut Budi, pengalokasian anggaran juga harus diarahkan kepada program-program prioritas yang memiliki tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“RAPBD ini tentunya harus sesuai dengan RPJMD yang sudah kita sepakati bersama antara Pemerintah Daerah dengan DPRD,” ujar Budi. Rabu (30/9/2026)

READ  Ketua DPRD Sukabumi Hadiri Pelantikan MUI, Dorong Kepengurusan Baru Perkuat Kerukunan Umat

Ia mengatakan, pemerintah daerah perlu menentukan skala prioritas dalam pengalokasian anggaran. Sejumlah sektor seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur menjadi bagian yang perlu mendapatkan perhatian.

“Semua juga butuh, tapi ada yang menjadi prioritas. Dari sisi pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kemudian tema RPJMD juga jangan dilupakan bahwa itu harus terencana dengan baik sehingga target RPJMD di tahun 2027 wajib terpenuhi,” katanya.

Budi berharap target pembangunan tahunan yang telah ditetapkan dapat berjalan sesuai rencana hingga akhir masa jabatan, sehingga sasaran dalam RPJMD dapat tercapai.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi Andreas menyampaikan bahwa kondisi anggaran pada 2027 diperkirakan tidak jauh berbeda dengan tahun 2026. Menurutnya, pengalaman dalam pelaksanaan APBD 2026 dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan program dan kegiatan yang menjadi prioritas pada 2027.

READ  Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah

“Kita punya pengalaman di 2026 ini, mana yang memang harus prioritas, mana yang kurang prioritas,” ujar Andreas.

Ia berharap pemerintah daerah dapat menyesuaikan perencanaan RAPBD 2027 dengan hasil evaluasi pelaksanaan APBD tahun sebelumnya.

Dalam penyampaian tersebut, besaran anggaran RAPBD 2027 disebut berada di kisaran Rp4,1 triliun. Andreas berharap rencana anggaran tersebut dapat direalisasikan sesuai target dan perencanaan yang telah disusun.

Andreas juga menekankan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi pemenuhan pelayanan dasar kepada masyarakat.

“Kalau efisiensi, pelayanan wajib dasar itu tidak bisa kita rubah-rubah, harus kita penuhi. Karena ini memang anggaran sebetulnya adalah untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat luas, terutama di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Selain efisiensi, pengelolaan APBD juga harus memperhatikan efektivitas, transparansi dan akuntabilitas. Hal tersebut diperlukan agar setiap anggaran yang dialokasikan dapat tepat sasaran dan tepat guna serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

READ  Pengelolaan Limbah hingga Pencemaran Jadi Fokus Pengawasan DLH Kabupaten Sukabumi

“Anggaran itu tepat sasaran dan tepat guna, sehingga anggaran itu betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Dalam RAPBD 2027, pengembangan agroindustri dan pariwisata juga menjadi bagian dari tema pembangunan. Andreas berharap penguatan kedua sektor tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama DPRD akan membahas berbagai strategi untuk meningkatkan pendapatan daerah, baik melalui ekstensifikasi maupun intensifikasi.

“Dari sisi ekstensifikasi, intensifikasi, kita mendorong pemerintah daerah agar PAD kita bisa bertambah,” pungkas Andreas.

Kehadiran jajaran DPMD dalam rapat paripurna tersebut menjadi bagian dari koordinasi perangkat daerah dalam mengikuti pembahasan arah kebijakan dan penganggaran daerah untuk tahun 2027.***

 

 

Reporter : aqila

 

 

Berita Terkait

Dari Jalan ke Lapangan Upacara, Dishub Sukabumi Teguhkan Semangat Persatuan
Satpol PP Sukabumi Tunjukkan Kekompakan dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Personel Damkarmat Sukabumi Dominasi Peserta Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Hari Kesaktian Pancasila, Denis Eriska Ajak Jajaran Perkuat Persatuan dan Kebersamaan
Irigasi Citepus Tak Optimal, Dinas PU Survei Kerusakan untuk Usulan Rehabilitasi
Dukung APBD 2027, Satpol PP Sukabumi Fokus Perkuat Pelayanan dan Ketertiban Umum
Pilkades 2027 di Depan Mata, DPMD Minta Pemerintahan Buniwangi Tetap Optimal
Warga Linggamanik Kesulitan Air, Damkarmat Sukabumi Turunkan Bantuan 2.500 Liter

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:51 WIB

Dari Jalan ke Lapangan Upacara, Dishub Sukabumi Teguhkan Semangat Persatuan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:33 WIB

Satpol PP Sukabumi Tunjukkan Kekompakan dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Personel Damkarmat Sukabumi Dominasi Peserta Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:06 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Denis Eriska Ajak Jajaran Perkuat Persatuan dan Kebersamaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:59 WIB

Dukung APBD 2027, Satpol PP Sukabumi Fokus Perkuat Pelayanan dan Ketertiban Umum

Berita Terbaru